Unsur Terpenting dalam Kepemimpinan : INTEGRITAS (Materi LI sesi 3)

Bahasan kita kali ini adalah INTEGRITAS. Kalau disederhanakan Integritas seperti garam dalam sayuran, atau bisa di artikan sebagai pelengkap. Tapi jika kepemimpinan tidak ada integritas, maka akan hilanglah sifat kepemimpinannya. Layaknya sayur tanpa garam, tak berasa.
Kalau di bahasakan integritas bukanlah apa yang kita lakukan melainkan lebih banyak berkaitan dengan siapa kita sebenarnya, dan siapa jati diri kita sebenarnya yang pada saaat tertentu yang menentukan apa yang akan kita lakukan.

Bahasa sederhananya adalah integritas yaitu apa yang kita lakukan sesuai dengan apa yang kita ucapkan. Karena orang-orang yang kita pimpin akan melihat sampai sejauhmana kita melaksanakan apa yang kita ucapkan, sehingga mereka akan mengikuti apa yang kita perintahkan.
Sebagai contoh :
Seorang pemimpin yang meminta bawahannya untuk datang tepat waktu, tapi di sisi lain sang pemimpin datang terlambat, efeknya orang-orang yang dipimpinnya akan datang terlambat pula, karena tidak ada contoh dari sang pemimpin.
Integritas bisa juga di artikan siapa diri kita sebenarnya. Semakin bisa dipercaya diri kita, semakin besar pula kepercayaan orang lain sehingga memungkinkan diri kita untuk memiliki hak istimewa dalam mempengaruhi kehidupan mereka.
Rahasia kebangkitan atau kejatuhan suatu organisasi salah satunya adalah karena integritas sang pemimpin.
Mengapa Integritas Penting ???
- Integritas membangung kepercayaan
- integritas memiliki pengaruh yang tinggi, orang percaya kepada kita karena dia percaya bahwa kita akan menunjukan jalan yang benar kepadanya.
- Integritas akan menghasilkan reputasi yang kokoh, bukan hanya sekedar PENCITRAAN.
- integritas membantu pemimpin untuk menjadi seorang yang dipercaya bukan karena alasan dia pintar, melainkan dia memliki sikap yang konsisten antara ucapan dan perbuatan yang dia lakukan.
Peter Bryan : “Otoritas bukanlah kekuasaan yang dimiliki para pemimpin, melainkan lebih merupakan kemampuan untuk mempengaruhi sehingga mereka mengakui dan menerima kekuasaaannya.
Setiap lembaga yang besar merupakan bayang-bayang dari pemimpinya.
Pikiran orang di rubah melalui pengamatan bukan perdebatan, karena orang melakukan apa yang lihat.
Integritas akan melahirkan reputasi yang kokoh bukan sekedar pencitraan :
- Apakah anda lebih menyukai membangun citra dibanding membangun integritas ?
- Apakah anda membuat keputusan-keputusan terbaik bagi orang lain kalaupun ada pilihan lain yang akan menguntungkan anda ?
- Apakah anda dapat menghargai orang lain atas upaya & sumbangsih mereka bagi kesuksesan anda ?

“Setiap orang akhirnya akan dikenal persis seperti apa diri kita sebenarnya, BUKAN apa yang kita upayakan supaya TAMPAK d depan orang lain.
Orang yang memiliki integritas berharap untuk dipercaya, mereka juga tahu bahwa waktu akan membuktikan bahwa mereka adalah benar da nbersedia menunggu saatnya.

kesimpulan :
Integritas adalah hasil disiplin pribadi, kepercayaan bathin, dan keputusan yang jujur sepenuhnya di segala situasi dalam kehidupan kita.
Integritas bagi seorang muslim adalah bagaimana dia menyertakan Allah dalam setiap aktifitasnya, dimana dia selalu merasa di awasi dalam setiap tingkah laku nya, sehingga dia akan senantiasa berhati-hati dalam bersikap, tidak sekedar berucap, tapi apa yang dia ucapkan adalah apa yang dia lakukan.
Tidak pernah berpura-pura atau menutup-nutupi sesuatu karena takut dinilai negatif oleh orang lain. Padahal setiap orang akan menilai kita sesuai dengan apa yang kita kerjakan.
Mudah-mudahan kita tergolong kepada orang-orang yang memilki integritas. aamiin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>